Usai Ikut Pawai ta’aruf, Ribuan Warga Terjebak Macet Empat Jam

Kades Cirendeu, Kecamatan Cilograng, turun dari kendaraanya untuk mengatur lalu lintas. (Deni Sopandi)

LEBAK – Ribuan warga terjebak kemacetan parah di ruas Jalan Sajira – Cidengdong sepanjang tiga kilometer lebih. Kendaraan peserta pawai MTQ tidak bisa bergerak sama sekali. Bahkan, ratusan massa harus jalan kaki untuk bisa sampai di tempat tujuan.

Mukti, peserta pawai ta’aruf asal Banjarsari mengatakan, setiap kali dilaksanakan MTQ, kemacetan parah tidak bisa terelakan. Karena itu, dirinya harus sabar menunggu giliran untuk bisa melintas dan lepas dari kemacetan.

“Sudah satu jam lebih kendaraan saya enggak bergerak sama sekali. Saya enggak tahu penyebab kemacetan. Mungkin akibat terjadi penumpukan kendaraan dari berbagai daerah di Lebak,” kata Mukti kepada Orbit Banten, Senin (20/11).

Dia menyayangkan, di lokasi kemacetan tidak melihat adanya petugas Dinas Perhubungan (Dishub) atau pun anggota kepolisian. Untuk itu, kemacetan tidak cepat terurai, sehingga dikeluhkan masyarakat yang telah selesai mengikuti pawai ta’aruf MTQ XXXVI.

“Saya berharap, kemacetan di Sajira cepat terurai, sehingga saya bisa pulang ke rumah dengan cepat,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan MTQ XXXVI berlangsung meriah dan diikuti ribuan orang dari 28 kecamatan. Bupati Iti Octavia Jayabaya bersama Wakil Bupati Ade Sumardi dan para undangan antusias menyaksikan parade peserta MTQ. (Deni Sopandi)