Puluhan Petani di Lebak Hadiri Rempug KTNA

Pambahasan persiapan pemilihan ketua KTNA Lebak oleh panitia, di hadiri ketua KTNA Provinsi Banten H Oong Syahroni serta perwakilan Dinas Pertanian Lebak, di saung kelompok tani, Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kamis 04/01 (foto/Deni).

LEBAK – Puluhan petani dari 28 Kecamatan di Kabupaten Lebak menghadiri rempug Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Kegiatan rempug tersebut digelar di Kampung Cimenteng Jaya, Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kamis (04/01).

Hadir dalam rempug KTNA tersebut, ketua KTNA Provinsi Banten H Oong Syahroni, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Lebak, dan sejumlah pengurus KTNA Kecamatan.

Ketua KTNA Provinsi Banten Oong Syahroni mengatakan, kegiatan rempug KTNA ini digelar dalam rangka persiapan pembentukan kepengurusan KTNA periode 2018/2022. Pasalnya, jabatan kepengurusan KTNA saat ini sudah habis masa jabatanya, sehingga harus dilakukan pemilihan kepengurusan yang baru.

“Kegiatan hari ini dalam rangka koordinasi organisasi dalam rangka persiapan pemilihan ketua KTNA yang akan datang,” kata Oong Syahroni, kepada Orbit Banten, Kamis (04/01).

Dikatakanya, panitia ini harus mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk pembahasan masalah waktu, tempat, pendanaan serta pembahasan-pembahasan lain yang dianggap penting. Adapun salah satu hasil pembahasan dalam rempug tersebut, panitia menetapkan untuk pelaksanaan pemilihan ketua KTNA Lebak akan digelar pada tanggal 21 Februari 2018 mendatang.

“Saya berharap, nanti terpilih ketua KTNA Lebak yang memang memiliki kapasitas, dan punya nilai pengabdian yang tinggi terhadap petani. Sehingga yang melanjutkan kepengurusan KTNA ini bisa bertanggung jawab untuk menjaga kebersamaan ini, juga memberikan kontribusi pemikiran untuk pembangunan di Lebak,” bebernya.

Mantan ketua KTNA Lebak ini juga mengegaskan, potensi yang dimiliki pengurus KTNA, baik tingkat Kabupaten maupun Kecamatan. Ia meminta, siapapun yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua KTNA Lebak harus bersaing secara sehat, melalui program dan visi misi yang mereka bawa.

“Aturan mainya sudah cukup jelas, bahwa yang boleh mencalonkan diri itu mereka yang pernah menjadi pengurus KTNA, baik ditingkat Kabupaten maupun Kecamatan. Selebihnya tidak diperkenankan,” tandasnya.

Sementara itu, ketua KTNA Lebak Mulyana mengatakan, melalui kegiatan rempug madya KTNA ini, pihaknya berharap dapat terjalin sinergiaitas diantara pengurus KTNA Lebak agar lebih maju lagi.

“Pembahasan hari ini terkait persiapan panitia untuk mempersiapkan agenda pemilihan ketua KTNA periode 2018/2022. Siapapun nanti yang terpilih jadi ketua, bisa membawa KTNA kearah yang lebih baik lagi,” katanya (Deni Sopandi).