Puluhan Pemandu Wisata di Lebak Dapat Pelatihan Balawista

Anggota Balawista sedang melatih peserta pemandu wisata di pemandian Bina Insan Mandiri (BIM) Pasir Ona, Rangkasbitung. (Foto/Deni).

LEBAK,- Sebanyak lima puluh peserta yang berasal dari komunitas pemandu wisata pantai, curug, dan wisata pemandian (renang renang) yang ada di Kabupaten Lebak yang memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap keselamatan pengunjung mendapat pelatihan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak bersama Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawisat) di pemandian Bina Insan Mandiri (BIM) Pasir Ona, Rangkasbitung, Selasa (1/10/209).

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Imam Rusmahayadin mengatakan, pelatihan Balawista ini merupakan bagian peningkatan kapasitas calon pemandu wisata. Harapannya, anggota Balawista mampu menjadi garda terdepan dalam melakukan evakuasi korban kecelakaan lokasi objek wisata, khususnya wisata tirta.

“Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta. Mereka berasal dari kelompok pemuda di sekitar pantai, warga yang peduli lingkungan, dan petugas pengawas pantai yang berpotensi dan bisa diajak bekerjasama,” kata Ade saat ditemui Orbit Banten di pemandian BIM, Pasir Ona, Rangkasbitung, Selasa (1/10/2019).

Melalui pelatihan ini, lanjut Imam, diharapkan terbentuk sumber daya (anggota,-red) Balawista yang mumpuni sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang berkunjung di lokasi wisata.

“Pelatihan pemandu wisata ini sangat penting karena dengan adanya anggota Balawista, potensi terjadinya kecelakaan di lokasi objek wisata dapat diminimalisir,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Balawista Lebak, Erwin Komara menambahkan, pelatihan Balawista diikuti sebanyak 50 peserta dan dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 1-3 Oktober 2019. Adapun pelaksanaanya digelar di dua tempat yakni kolam renang BIM dan pantai Bagedur. Dengan pelatihan ini diharapkan berdampak positif sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di lokasi wisata bahari, khususnya wilayah pantai Lebak Selatan.

Menurutnya, kebutuhan Balawista di Lebak masih kurang. Pasalnya jumlah destinasi wisata yang tersebar di wilayah Lebak itu tercatat sebanyak 250-300 objek wisata. Sementara tenaga Balawista Lebak yang sudah terdata baru 35 orang.

“Keberadaan Balawista sejak 2017 ini dapat menekan angka kecelakaan wisata bahari. Kami berharap keanggota Balawista ini terus bertambah sehingga bisa mengcover seluruh objek-objek wisata yang ada di Lebak,” imbuhnya. (Deni).