Pentingkah Ilmu Manajemen Bagi Seorang Manajer

(Foto ilustrasi/www.trstimson.com)

Oleh Tati Sumartini / Mahasiswa Universitas Pamulang.

“Bagi sebagian orang mendengar kata manajer terasa tidak asing, apalagi bagi orang yang berada dalam dunia pekerjaan, dimana kita sudah tidak asing dengan posisi manajer. Dimana posisi manajer sendiri cukup mengambil banyak peranan dalam proses berjalanya suatu kegiatan dalam sebuah pekerjaan.”

Istilah manajemen mengacu pada suatu proses mengkoordinasi dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain.
Pada umumnya manjemen dibagi menjadi beberapa fungsi, yaitu merencanakan, mengkoordinasi, mengawasi dan pengendalian kegiatan dalam rangka usaha mencapai tujuan yang diinginkan.

Keterampilan-keterampilan Manajemen
Yang dimaksud dengan skill atau keterampilan adalah suatu kemampuan untuk menerjemahkan pengetahuan ke dalam praktik sehingga tercapai tujuan yang diinginkan. Untuk mengahadapi sifat manajerial jelas diperlukan banyak sekali keterampilan-keterampilan yan paling penting adalah keterampilan yang memungkinkan manajer bisa membantu orang lain sehingga menjadi lebih produktif di tempat kerja.

Robert L. Katz mengelompokan keterampilan dasar Manajer menjaadi tiga :

Keterampilan teknis ( Tehnical Skill)
Merupakan keterampilan untuk menggunakan keahlian khusus dalam melakukan tugas tertentu.

Keterampilan Kemanusiaan ( Human Skill )Kemampuan bekerja sama dengan orang lain disebut hubungan skill. Seorang manjer yang memiliki human skill yang baik akan mempunyai tingkat kewaspadaan diri yang tinggi serta kemampuan untuk dapat memahami perasan orang lain.

Keterampilan Konseptual ( Conseptual Skill )
Pada akhirnya seorang manajer harus mempunyai kemampuan untul melihat situasi secara luas (comprehensive) serta mampu memecahkan persoalan yang akan memberikan manfaat bagi mereka yang perlu diperhatikan.

Setiap keterampilan harus dimiliki oleh seorang manajer, hanya saaja untuk tingkatan manajemen yang berbeda, akan berbeda pula proporsinya atas kebutuhan keterampilan tersebut.

Tingkatan Manajemen dibagi menjadi tiga :

First lini manager merupakan tingkatan paling bawah yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional.

Middle manager
Para manajer tengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manjer lainnya.

Top Manager
Manajer tertinggi ini bertanggung jawab terhadap perusahaan secara keseluruhan. Tugas mereka adalah menetapkan tujuan, strategi dan kebijakan perusahaan secara umum. (*/Red).