Korpri Lebak Melalui Yayasan Bulan Bantu Pengobatan Penderita Kanker dan Leukimia

Ketua Korpri Kabupaten Lebak, Dede Jaelani memberikan bantuan biaya pengobatan Rosita yang menderita Kanker mata. (Foto/Dok).

LEBAK,- Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Lebak bekerja sama dengan yayasan Seribu Kemulyaan (Bulan) membantu warga penderita Kanker dan Leukimia. Bantuan diserahkan langsung oleh ketua Korpri Lebak Dede Jaelani di Rangkasbitung, Selasa (02/10/2018).

Dede Jaelani yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Lebak mengatakan, biaya pendampingan pengobatan ini dusalurkan kepada dua orang yakni, Rosita warga Desa Cipining, Kecamatan Curugbitung yang menderita Kanker mata dan Arul warga Desa Parungpanjang, Kecamatan Wanasalam yang menderita Leukimia

“Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga yang menderita Kanker dan Leukimia,” kata Dede Jaelani kepada Orbit Banten, Senin (02/10/2018).

Baca juga :
Gadis Penderita Lupus di Lebak Butuh Bantuan

Lebih lanjut, Dede mengatakan, bantuan ini diluar dari program Korpri Kabupaten Lebak bekerja sama dengan yayasan Bulan yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan.. Dimana setiap orang anggota Korpri menyumbang sebesar Rp 1000.

“Korpri Lebak membantu biaya pendampingan pengobatan Rosita sebesar Rp 5 juta. Sementara Arul kita bantu sebesar Rp 2,5 juta,” ujarnya.

Baca juga :
Ayah Randuwasa Balita Penderita Hydrocephalus di Lebak Keluhkan Biaya Berobat

Dede menyatakan, anak tersebut layak mendapatkan bantuan lantaran orang tuanya tidak memiliki dana untuk mengobati penyakit yang diderita oleh anaknya.

“Penyakit yang diderita Rosita dan Arul membutuhkan penanganan medis yang memadai. Sementara orang tuanya tidak memiliki biaya. Karena itu, kami memberikan bantuan kepada mereka agar penyakit yang dideritanya bisa segera disembuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ipah orang tua penderita Kanker mata merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Korpri Lebak melalui yayasan Bulan untuk penyembuhan penyakit yang di derita anaknya. Pasalnya, selama ini pihak keluarga merasa kesulitan karena besarnya biaya pengobatan.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan biaya pengibatan ini, penyakit yang diderita oleh Rosita dapat segera disembuhkan. Sehingga bisa kembali normal seperti anak-anak lainya,” harapnya. (Deni).