Jemaah Haji Asal Lebak Ini Pulang Gunakan Helikopter

LEBAK – Ada kejadian yang tak biasa pada kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Lebak pada tahun 2019 kali ini. Pasalnya ada pasangan jemaah haji kloter 53 yang pulang ke kampung halamannya menggunakan helikopter. Dan jemaah tersebut juga mendadak viral di beberapa media elektronik.

Jemaah haji tersebut bernama Haemi Udi (38) dan Ida Wati Aceng (37) warga Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. Penjemputan tersebut, merupakan hasil iuran masyarakat desa untuk menyewa sebuah helikopter, pasalnya pasangan jemaah haji itu dikenal dermawan dan berjiwa sosial tinggi dilingkungan masyarakat setempat. Selain dijemput helikopter, Haemi dan Ida juga turut diarak memakai kendaraan gede (Moge) Harley Davidson untuk sampai ke rumahnya.

Sebelum kedatangannya pun, ratusan masyarakat sudah siap menyambutnya dengan melambaikan kedua tangannya.

Haemi dan Ida jemaah haji kloter JKG 53 Kabupaten Lebak tiba di Pondok Gede, Selasa 10 September 2019. Setibanya di Indonesia jemaah haji yang masuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Arabiyah ini langsung meluncur ke Bandar Udara Halim Perdana Kusuma untuk diantar pulang ke kampung halaman menggunakan sebuah helikopter.

“Alhamdulillah, berkat iuran teman-teman dan keluarga saya berkesempatan menaiki helikopter. Saya sangat bersyukur,” ujar Haemi kepada awak media dengan didampingi Ketua KBIH Al-Arabiyah Azis, Rabu (11/9/2019).

Haemi dan Ida yang merupakan pengusaha ternak dengan dikaruniai empat orang anak itu merasa terkejut, lantaran banyak masyarakat yang menyambut kedatangannya. Keberangkatannya ke tanah suci tersebut, Haemi mengaku, hanyalah menggantikan kedua orang tuanya yang telah tutup usia.

“Sebenarnya saya hanya menggantikan haji kedua orang saya. Kalau saya baru daftar pada tahun 2017 lalu,” tuturnya.

Terpisah, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebak Haerudin membenarkan, adanya dua jemaah haji asal Lebak yang pulang menggunakan helikopter.

“Boleh saja, mereka sudah mengurus izin dan teknisnya. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan ataupun kesepakatan, jika terjadi sesuatu, itu diluar tanggung jawab Kemenag,” jelasnya.

Ia menambahkan, di Lebak ini sudah dua kali jemaah haji pulang diantarkan helikopter. Kesatu di tahun 1980 dan kedua tahun 2019 ini. (Omet).