IPNU/IPPNU Lebak Gelar Seminar Kesetaraan Gender

Poto bersama IPNU/IPPNU usai penyelenggaraan seminar kesetaraan gender dan kesehatan masyarakat di aula SDN 2 Nagayati, Kecamatan Leuwidamar. (Foto/Dok.).

LEBAK,- Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU/IPPNU) Kabupaten Lebak menggelar seminar kesetaraan gender di Aula SD Negeri 2 Nayagati, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Sabtu (14/12/2019).

Seminar yang mengangkat tema “kesetaraan gender dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” ini di mulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 300 peserta dari pelajar dan masyarakat setempat. Dengan narasumber, dosen Wilda Tusururoh, Dinas DP2KB P3A, Dinas Kesehatan Lebak, dan tokoh masyarakat Lebak, H. Anda, SE, MM.

Panitia pelaksana, Didin Bandarudin mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan tentang peran kaum perempuan di tengah-tengah masyarakat.

“Kegiatan ini untuk mengadvokasi masyarakat, khususnya kaum perempuan yang berasal dari kalangan menengah kebawah,” kata Dindin.

Dalam sambutannya, tokoh masyarakat Lebak, H Anda mengapresiasi kegiatan yang digagas IPNU/IPPNU Lebak serta peran Kementrian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) serta instansi terkait dalam menjalankan program pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia di Lebak.

“Semoga kegiatan ini bisa berjalan setiap tahun dan menambah masukan untuk mengevaluasi program yang dijalankan oleh pemerintah, khususnya dalam aspek kesetaraan gender bidang kesehatan,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan seminar ini merupakan bentuk konkrit dalam pembangunan SDM khususnya di Kecamatan Leuwuadamar.

“Ini patut dicontoh oleh yang lain. Pemuda jangan hanya sebatas mengharapkan dana lewat propsal dari instasi pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IPNU Lebak Muhamad Inay menyatakan terima kasih kepada KPPPA dan mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 yanh telah memberikan kepercayaan kepada IPNU/IPPNU untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat membuka pemahaman kita terhadap masalah-masalah yang berhubungan dengan kesetaraan gender yang ada di Lebak,” tukasnya. (Deni).