Gandeng Polisi, Panwascam Leuwidamar Copot Seluruh APS Parpol

Anggota Panwas Kecamatan Leuwidamar dibantu PPL setempat saat melakukan penertiban APS Parpol, menggunakan kendaraan Polisi dari Polsek setempat, Rabu 25/4, (Foto/Dok).

LEBAK,- Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Leuwidamar, Kabupaten Lebak menggandeng personil polisi dari Polsek setempat untuk mencopot alat peraga sosialisasi (APS) Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019. APS berupa spanduk, baliho, dan bendera Parpol dicopot karena dinilai melanggar kesepakatan.

“Sesuai peraturan perundang-undangan, tahapan kampanye baru dimulai 23 September 2018 mendatang,” kata Agil Al Ghifari kepada Orbit Banten, Rabu (25/4).

Ketua divisi penindakan pelanggaran ini memastikan seluruh alat peraga sosialisasi yang terpasang diseluruh wilayah Leuwidamar harus dicopot karena tidak sesuai dengan ketentuan.

“Selain baliho dan bendera Parpol, APS berupa spanduk yang memajang gambar Bacaleg dan logo bendera Parpol peserta pemilu 2019 juga turut di copot,” ujarnya.

Undang-undang nomor 7 tahun 2017 dan surat edaran Bawaslu RI yang mengatur tahapan pemilarang pemasangan APS Bacaleg dan Parpol. Maka, APS Bacaleg dan Parpol yang terpasang dipinggir jalan, maupun lapangan, dan ruang publik ditertibkan.

“Hari ini, Panwascam dibantu personil Polisi melakukan pembersihan APS yang ada di wilayah Leuwidamar,” imbuhnya.

Dari 12 Desa se-Kecamatan Leuwidamar, kata Agil, pihaknya telah mengamankan alat peraga sosilisasi sebanyak 206 buah.

“Total ada 206 buah APS yang kami amankan. Terdiri dari Baliho 51, Ppanduk 62, Bendera Parpol 93,” tandasnya. (Deni).