Curug Dengdeng, Air Terjun Alami di Lebak Selatan

Objek wisata alam Curug Dengdeng yang berlokasi di Desa Kadujajar, Malingping (Foto/Alvin)

LEBAK – Lebak selatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi wisata alam yang besar dan beraneka ragam, mulai dari wisata pantai, gua, danau, air terjun, pemandian alam serta potensi-potensi wisata alam lainnya.

Curug Dengdeng (Air Terjun Dengdeng,-red) adalah salah satu objek wisata yang berada di Selatan Lebak, tepatnya di Kampung Cigaharu, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten. Tempat tersebut bisa menjadi alternatif bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi keindahannya.

Curug Dengdeng yang sangat indah dan masih alami ini merupakan salah satu potensi besar pariwisata alam yang ada di Lebak Selatan. Curug yang berlokasi di Desa Kadujajar ini memiliki ketinggian 20 meter dengan debit air yang cukup besar. Selain lokasinya yang cukup jauh dari pemukiman, membuat tempat ini masih mempunyai suasana sangat sejuk dan asri karena dikelilingi oleh pepohonan hijau yang mampu menyejukan mata sehingga membuat para pengunjung merasa nyaman untuk berlama-lama santai di tempat ini.

Curug Dengdeng yang berlokasi di Desa Kadujajar ini sangat cocok bagi pengunjung yang suka tantangan. Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berada di pedalaman dan jauh dari pemukiman warga.

Untuk sampai ke lokasi, selain harus melewati jalan setapak yang cukup terjal dan membutuhkan kehati-hatian saat melewatinya, pengunjung juga harus rela menempuh perjalanan kaki selama lebih dari 2 jam.

Namun semua perjalanan yang melelahkan dan memacu adrenalin tersebut akan terbayar lunas dengan pesona dan keeksotisannya setelah pengunjung sampai di lokasi Curug Dengdeng.

“Walaupun jalannya menantang karena harus melalui jalan setapak di area kebun karet. Tapi terbayar dengan pemandangan yang sangat indah,” kata Samsul salah seorang pengunjung asal Kota Rangkasbitung kepada Orbit Banten, Minggu (10/12).

Ia mengungkapkan, saat ini Curug Dengdeng tersebut dikelola oleh masyarakat sekitar. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses para pengunjung yang ingin berwisata ke Curug tersebut.

“Tentunya pemerintah harus perhatikan ini, karena objek wisata yang indah ini jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan pendapatan baik bagi warga setempat maupun pemerintah,” ungkapny.

Tak jauh dari lokasi Curug Dengdeng, masih ada tiga curug lain yang berdekatan yaitu, Curug Rame, Curug Samad, Curug Golosor. Curug tersebut sudah mulai ditata oleh warga setempat. (Alvin/Yusuf).