Tingkatkan Kompetinsi Guru di Kelas, JP4M Banten Gelar Workshop PTK

 

KABUPATEN LEBAK, ORBITBANTEN. CO. ID – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengambil tindakan di kelas, Jejaring Program Pengabdian Pemberdayaan potensi masyarakat (JP4M) Banten menggelar workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Workshop yang digelar secara Online atau Daring melalui aplikasi Zoom Meeting tersebut dibuka secara saremoni oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Lebak Asep Komar mewakili Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Sabtu (26/9/2020).

Ketua Pelaksana Koordinator Lebak Imam Sampurna mengatakan, workshop ini merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat yang menjadi para-paru dalam tridarma perguruan tinggi.

“Idealnya PTK dilakukan oleh guru dan biasanya digunakan sebagai salah satu pra syarat untuk kenaikan jabatan akademik secara periodik. Akan tetapi fakta di lapangan seringkali para guru tidak mampu melakukan PTK secara mandiri karena berbagai faktor. Oleh karena itu JP4M yang merupakan kolaborasi antar perguruan tinggi se Provinsi Banten, mengadakan kegiatan workshop yang dikemas dalam format pengabdian kepada masyarakat, ” kata Imam kepada awak media.

Workshop PTK

Kata Imam, tujuan dalam workshop tersebut yakni untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi guru sekolah dasar dan menengah pertama serta mahasiswa prodi keguruan tentang proses pelaksanaan PTK. Dalam workshop tersebut para peserta nantinya akan mendapatkan pembekalan mengenai proses dan persiapan pelaksanaan penelitian tindakan kelas secara indivkdu hingga penyusunan instrumen penelitian, pembuatan kuesioner penelitian dan tahap pengumpulan data.

Selain itu, para pessrta juga akan mendapatkan pembekalan berupa penyusunan proposal penelitian, analisis data menggunakan perangkat lunak, interpretasi data sampai menghasilkan laporan PTK lengkap, yang nantinya akan di publikasi hasil penelitiannya baik ke konferensi nasional maupun jurnal nasional.

“PTK ini merupakan sebuah hal untuk memecahkan permasalahan-permasalahan dalam upaya meningkatkan tenaga pendidik. Karena PTK ini merupakan ranah yang paling penting bagi guru, dan bagi mahasiswa itu sendiri merupakan sebuah penelitian terapan yang hasilnya itu akan dijadikan peningkatan bagi layanan pendidikan atau pembelajaran di kelas. Intinya adalah untuk memupuk rasa percaya diri para tenaga pendidik dalam melaksanakan pelayanan pembelajaran di Kelas,” ujarnya.

Kata Imam, dalam workshop tersebut pihaknya telah menyiapkan berbagai materi yang membina para tenaga pendidik agar bisa melakukan atau memiliki kemampuan penelitian terapan, terutama dalam kajian capaian pembelajaran.

Dirinya berharap melalui workshop ini para tenaga pendidik dapat lebih percaya diri lagi dalam melaksanakan pelayanan pembelajaran di kelas

” luaran yang diharapkan dalam workshop ini adalah guru-guru baik sekolah dasar maupun menengah pertama dan juga mahasiswa program studi keguruan se Kabupaten Lebak dapat memiliki keinginan dan kemauan untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan kompetisi dalam melaksanakan pelayanan pembelajaran di kelas, ” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan workshop PTK yang dilaksanakan secara daring ini melibatkan 10 Perguruan Tinggi di Provinsi Banten yakni Universitas Serang Raya, STKIP Setia Budhi, Universitas Mathla’ul Anwar Banten, STTIKOM Insan Unggul, STIE Al Khairiyah, STIKOM Al Khairiyah ,Politeknik PGRI Banten, Politeknik Banten, Universitas Banten Jaya, dan STIE La Tansa Mashiro, dengan di ikuti oleh 320 peserta yang terdiri dari para Guru, Mahasiswa Prodi Keguruan dan masyarkat umum. Workshop tersebut dilaksanakan selama 6 kali pertemua yakni pada tanggal 26 September, 3, 10, 17, 24 , dan 31 Oktober 2020. Dalam 6 kali pertemuan tersebut para peserta akan mendapatkan sedikitnya 22 materi yang telah disiapkan oleh pihak panitia.

 

(*/Red)