Tidak Serahkan LPSDK, Panwaslu Lebak Rekomendasikan KPU Tegur Pasangan Calon

Odong Hudori, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Panwaslu Kabupaten Lebak. (Foto/Dok).

LEBAK, – Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Lebak telah mengirimkan surat rekomendasi kepada KPU setempat untuk menegur pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Odong Hudori mengatakan, rekomendasi itu sebagai tindak lanjut atas ketidakpatuhan pasangan calon dalam memenuhi kewajibanya untuk melaporkan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).

“Seharusnya pasangan calon menyerahkan LPSDK kepada KPU pada tanggal 20 April 2018 sesuai dengan jadwal tahapan Pilkada,” kata Odong Hudori kepada Orbit Banten, Selasa (24/4).

Sebagai pengawas, kata Odong, Panwaslu ingin memastikan semua tahapan Pilkada ini dilaksanakan dengan baik oleh KPU maupun pasangan calon. Berdasarkan pengawasan yang dilakukan Panwaslu, pasangan calon tidak melakukan laporan tersebut.

“Sehingga kami mengelurkan rekomendasi kepada KPU untuk menegur atas pelanggaran itu. Karena paslon tidak melakukan laporan, maka kita beri sangksi adminstrasi berupa teguran atau peringatan melalui KPU,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lebak Ahmad Saparudin mengatakan, KPU sudah menerima surat rekomendasi Panwaslu, dan telah menindaklanjutinya dengan memberikan teguran atau peringatan tertulis kepada pasangan calon.

“Untuk surat teguran sudah kami layangkan kepada paslon,” kata Ketua KPU.

Selain LPSDK, KPU juga meminta kepada paslon untuk menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

“KPU memberi waktu kepada paslon untuk menyerahan LPPDK sampai tanggal 24 Juni 2018 sesuai dengan tahapan Pilkada,” katanya. (Deni).