Tahap Pertama Vaksin Nakes Di Puskesmas Malingping Rampung

Seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Malingping tengah disuntik Vaksin

Seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Malingping tengah disuntik Vaksin
LEBAK – Vaksinasi tahap pertama di wilayah puskesmas rawat inap Malingping dan puskesmas Binuangeun Kecamatan wanasalam sudah rampung dilaksanakan. Jumlah vaksin untuk puskesmas Malingping sebanyak 138 dengan jumlah sasarannya sekitar 76 orang, dari tenaga kesehatan (Nakes) yang ada. Semantara untuk tenaga kesehatan puskesmas Binunageun Wanaslam sebanyak 110, dengan jumlah sasarannya sekitar 54 Orang Nakes.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi di puskesmas Malingping dan puskesmas Binuangeun untuk tahap pertama selesai dilakukan adapaun rinciannya yang dapat dilakukan dalam vaksinasi di puskemas Binuangeun itu hanya 37orang Nakes dan di puskesmas Malingping 45 orang sebab ada beberapa orang Nakes yang tidak bisa diberikan mengingat ada riwayat penyakit,”  kata Juju Suhardi kepala puskesmas Binuangeun yang juga Pelaksana Tugas Puskesmas Malingping, ditemui di ruaang kerjanya, Jum’at (29/01/2021).

Dikatakan Juju, untuk jumlah sisa vaksin yang ada dari puskemas Malingping itu sendiri sekitar 93 dan sisa vaksin dari puskemas Binuangeun  sebanyak 73. Kedepannya sisa vaksin tersebut akan diberikan kembali pada tahap 2 nanti yang jadwalnya masih menunggu.

“Secara umum pelaksanaan vaksinasi tahap pertama yang diperuntukan Nakes di dua puskesmas ini berjalan lancar walaupun ada beberapa yang tertunda namun tetap akan dilakukan kecuali memang yang sakit atau dinyatakan tidak sehat dan yang memilki riwayat penyakit tertentu itu tidak bisa dilakukan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triatno Supiyono mengatakan, Dinkes Lebak telah menjalani hari ke 5 vaksinasi untuk 4.020 tenaga kesehatan yang berada di Kabupaten Lebak.

Hingga hari ke 5 ini tidak ditemukannya laporan dari para nakes yang mengalami gejala berat setelah vaksin sinovac disunrikan ke dalam tubuhnya. 

“Ya, sementara ini saya belum mendapatkan laporan, tapi memang untuk gejala-gejala ringan itu ada seperti mual dan pusing,” ujarnya.

Para nakes yang mengalami gejala ringan tersebut selanjutnya sembuh kembali setelah dilakukan observasi selama 30 menit setelah divaksin.

“Walau banyak nakes di Lebak yang gagal menjalani vaksinasi dikarenakan tidak memenuhi persyaratan seperti memiliki tensi darah yang tinggi, ibu hamil, penyintas covid-19, maupun memiliki penyakit penyerta atau komorbid kita tetap menargetkan vaksinasi untuk 4.020 nakes di Lebak dapat rampung pada bulan Februari 2021,” tukasnya.(kus)