SMA Negeri 1 Jawilan Terapkan Manajemen Administrasi Sekolah Bagi Siswa

Rustomi Effendi, Kepala SMA Negeri 1 Jawilan. (Foto/Yusup).

SERANG,- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang, Banten menerpakan manajemen administrasi sekolah (MAS) dalam kegiatan pembelajaran disekolah.

Kepala SMAN 1 Jawilan Rustomi Effendi menjelaskan, manajemen administrasi sekolah yang diterapkan disekolahnya ini merupakan suatu bentuk pengelolaan administrasi baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan lainnya.

“Inilah wujud sekolah berkarakter, untuk menciptakan lulusan yang berkopentsi.Maka untuk mencapainya bentuk dulu kondisi sekolahnya dengan memberikan pelayanan terbaik kepada para muridnya,” kata Kepala SMAN 1 Jawilan Rustomi Effendi kepada Orbit Banten Senin (23/7).

Rustomi menjelaskan, penerapan manajemen administrasi sekolah di SMAN 1 Jawilan sudah berjalan selama dua tahun. Dalam pelaksanaanya, kata Rustomi, siswa diberi keleluasaan memilih kelas atau program sesuai kapasitas dan minat siswa.

“Bahkan ketika ada siswa yang nilainya turun, kita beri kesempatan kepada siswa tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan guru mata pelajarannya,” ujarnya.

Selain meningkatkan mutu pembelajaran, SMAN 1 Jawilan jiga tengah berupaya membangun karakter siswa dengan mengembangkan 14 jenis kegiatan ekstrakulikuler dibidang olah raga, seni, dan kewirausahaan.

“Kami juga menerapkan sistem absen menggunakan stempel. Jika siswa datang ke sekolah tepat waktu akan mendapatkan nilai A atau B, dan bagi yang terlambat akan mendapatkan nilai C. Nilai tersebut dihimpun selama satu periode dan dimasukkan kedalam nilai karakter para murid,” jelasnya.

Menurut Rustomi, setelah menggunakan absen stempel, membuat siswa lebih rajin datang ke sekolah, jika dibandingkan tanpa absen stempel.

“Jadi dengan absen stempel ini, siawa dapat menghimpun nilainya sendiri. Sehingga mereka dapat menilai sendiri apakah nilai karakternya kurang atau tidak. Mudah-mudahan penerapan manajemen administrasi sekolah ini dapat meningkatkan prestasi baik dibidang akademik maupun keahlian lainnya,” pungkasnya. (Yusup).