Sebelas Sekolah di Lebak Kelebihan Murid

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wikayah Lebak Provinsi Banten A Sirojudin Al Farisiy,

LEBAK – Sebelas Sekokah Menangah Pertama Negeri (SMAN) di Kabupaten Lebak kelebihan sebanyak 888 murid. Sehigga, dipastikan mereka mesti mencari sekolah baru pada saat pengumuman penerimaan siswa baru pada 30 Juni mendatang. Sementara kondisi berbeda dialami oleh 25 SMAN di Kabupaten Lebak, dipastikan masih kekurangan murid. Pasalnya, pada pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020-2021 yang dibuka dari 26 Mei sampai 27 Juni 2020 puluhan sekolah tersebut kurang diminati, dari 25 SMA tersebut bangku kosong masih tersedia sebanyak 1.593 murid.
“Iya, dari jumlah kuota 7.740 murid di 36 SMAN jumlah pendaftar sebanyak 7.035 murid atau masih kekurangan sebanyak 704 murid,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wikayah Lebak Provinsi Banten A Sirojudin Al Farisiy, kemarin.
Ke 11 sekolah yang kelebihan pendaftar tersebut tiga diantaranya merupakan sekolah favorit yaitu SMAN 1 Rangkasbitung, SMAN 3 Rangkasbitung, SMAN 2 Rangkasbitung. Selanjutnya, SMAN 1 Warunggunung, SMAN 1 Maja, SMAN 1 Malingping, SMAN 1 Cigemblong, SMAN 1 Cikulur, SMAN 1 Wanasalam, SMAN 1 Banjarsari dan SMAN 1 Cipanas.
“Untuk SMAN di wilayah Rangkasbitung semuanya kelebihan peserta didik baru. Sehingga, harus ada siswa yang tidak diterima,” katanya.
Lantaran dipastikan ada sebanyak 888 murid yang gagal di sekolah tujuan, kata Sirojudin pihaknya akan mengarahkan agar murid dapat terus melanjutkan sekolah ke jenjang SMA dengan masuk ke sekolah- sekokah negeri terdekat.
“Untuk yang kelebihan kita arahkan ke sekolah tetangga dan SMKN juga ke sekolah swasta. Karena, memang baik negeri maupun swasta sama menyumbang generasi penerus. Sama-sama pengelolaan pendidikan. Terpenting siswa dapat terus melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Kata dia, sekolah negeri masih menjadi favorit siswa untuk melanjutkan sekolah mengingat pemerintah Provinsi Banten menggratiskan pendidikan SMA negeri di Banten.
“Antusisme sekolah di negeri cukup tinggi apalagi ditengah pandemi covid-19 ini,” tukasnya.

Hj. Ucu Lenamurtadewi

Kepala SMAN 3 Rangkasbitung Ucu Lena Murtadewi membenarkan sekolahnya kelebihan pendafar. Pada PPDB melalui 4 zalur yaitu zalur zonasi, zalur afirmasi, zalur perpindahan orang tua dan zalur prestatasi sebanyak 393 murod mendaftat. Sehingga, terpaksa banyak pendaftar yang gagal masuk ke salah satu sekolah favorit di Rangkasbitung ini.
“Kita hanya menyediakan 252 kursi untuk 7 rombongan belajar, sama seperti tahun kemarin sementara yang mendaftar 393 murid,” katanya.
Dia menyarankan kepada siswa yang tidak keterima untuk mendaftar ke sekolah yang masih kekurangan murid. Sehingga, masih bisa tetap melanjutkan sekolah.
“Terpaksa ada seratusan lebih yang pastinya tak kebagian bangku atau tidak bisa kita terima,” katanya.(mat)