RSUD Adjidarmo Terakreditasi Utama Bintang Empat

RANGKASBITUNG – Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung meraih akreditasi Tingkat Utama atau level bintang empat dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). KARS melakukan Survei akreditasi pada 12-15 Desember 2017 lalu.

“Ya, RSUD Adjidarmo dapat penilaian bintang empat atau tingkat utama dari tim akreditasi KARS yang dilaksanakan 12 sampai 15 Desember 2017 lalu,” Kata Direktur RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Arief Rahmatullah, Jumat (4/5) kemarin.

Kata dia, dengan mendapat predikat Akreditasi, yang bertujuan untuk meningkatkan dan menjamin mutu layanan, menjamin keselamatan pasien, dan menjamin keselamatan petugas, selalu menjadi tujuan utamanya. Pelayanan kesehatan yang diberikan di RSUD Adjidarmo sudah diakui standardisasi nasionalnya oleh KARS.

“Tentunya, kami belum puas dengan penilaian yang ada, dan terus memacu diri untuk meningkatkan mutu layanan di RSUD Adjidarmo, termasuk memperbaiki fasilitas pelayanan yang ada, sehingga diharapkan dapat meraih predikat paripurna atau bintang lima” ujarnya.

Menurutnya, manfaat akreditasi utama bagi RSUD Adjidarmo mampu meningkatkan kepercayaan diri RSUD Adjidarmo untuk mewujudkan visi dan misi.

“Dengan akreditasi utama, RSUD Adjidarmo mempunyai harapan meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan pasien meningkat, serta motivasi semua jajaran di RSUD Adjidarmo bisa menerapkan standar-standar Akreditasi di RSUD Adjidarmo,” katanya.

Dia mengatakan, ada empat tingkatan akreditasi yang ditetapkan KARS berdasarkan sistem akreditasi versi 2012, yakni tingkat dasar, madya, utama dan paripurna.

“Untuk mencapai tingkat paripurna, suatu rumah sakit harus lulus penilaian 15 program kerja, diantaranya akses dan kontinuitas pelayanan, manajemen pemberian obat, pendidikan pasien dan keluarga, dan keselamatan pasien. Karenanyam kita akn terus berupaya. Disetiap tingkatan tentu ada syarat standarnya, jika sebuah rumah sakit kinerjanya tidak ssuai kelasnya masing – masing maka bisa saja turun kelas. Karena itu kita berkomitmen untuk terus memberikkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” paparnya.

Kata dia, sesuai dengan UU No 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit bahwa seluruh rumah sakit harus terakreditasi, supaya rumah sakit bekerja dengan standar yang sudah ditentukan perundang-undangan.

“Saya juga berharap kepada seluruh jajaran manajemen rumah sakit untuk termotivasi bekerja dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu Sekda Lebak Dede Jaleani mengapresiasi penilaian KASN sehingga RSUD milik pemkab Lebak tersebut meraih akreditasi tingkat Utama dari KASN.

“Saya berharap dengan raihan akreditasi utama atau level bintang empat jajaran RSUD tidak berpuas diri. Tapi melainkan, kinerja dan pelayanan Adjidarmo terhadap pasien bisa lebih ditingkatkan lagi,” kata mantan kepala Bappeda Lebak ini.

Dia mengatakan, RSUD Adjidarmo merupakan salah satu rumah sakit milik Pemda Lebak yang siap melakukan pelayanan dengan sepenuh hati. RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, tidak hanya melayani pasien dari warga Lebak saja, namun juga warga perbatasan lain, seperti dari Kabupaten Serang, Pandeglang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Adjidarmo, Pemkab Lebak mendungkung sarana dan prasaranya. Sekarang ini statusnya sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah yang kerjasama dengan BPJS dengan menerapkan perlayanan satu pintu,” katanya. (*)