Resmi Dibentuk, Mutiah Pimpin Kohati Lebak

Foto bersama pengurus HMI-MPO Cabang Lebak bersama anggota Presidium MD Kahmi Lebak dan Kohati Lebak usai menggelar Musyawarah Kohati ke satu di gedung PSBB Ciseke, Rangkasbitung. (Foto/Deni).

LEBAK, – Dirintis sejak beberapa bulan lalu, akhirnya Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Lebak resmi dibentuk melalui Musyawarah Kohati (Muskoh) pertama HMI-MPO Cabang Lebak yang digelar di gedung Pusat Sumber Balajar Bersama (PSBB) Ciseke, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Dengan mengusung tema “Reposisi Gerakan Kohati, Ikhtiar Membentuk Karakter Mar’atussolihah,” musyawarah Kohati yang dihadiri ketua dan anggota Presidium MD KAHMI Lebak, Asep Sunandar dan Mastur Huda, Ketua umum HMI-MPO Cabang Lebak, Aceng Hakiki beserta pengurus ini Mutiah terpilih secara aklamasi sebagai ketua Kohati Cabang Lebak periode 2019-2020.

Ketua Formatur Kohati Lebak, Mutiah mengatakan, bahwa pembentukan Kohati Cabang Lebak sudah dimusyawarhakan sejak lama dengan berbagai pertimbangan. Harapanya, dengan terbentuknya Kohati Cabang Lebak ini bisa mengakomodir kader-kader akhwat (perempuan,-red) di HMI.

“Sebagai perempuan kita tidak hanya pandai bersolek diri. Tapi juga harus mampu mempercantik tingkah dan perbuatan sesuai tuntunan syariat islam,” kata Mutiah di Rangkasbitung, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, pembentukan Kohati ditingkat Cabang sangat diperlukan untuk mengakomodir potensi dan bakat yang dimiliki kader HMI yang perempuan.

Katanya, Kohati bukan hanya sekedar organisasi keperempuanan yang menjadi pelengkap bagi organisasi lain. Untuk itu, ia berkomitmen, bagaimana mendorong kepemimpinan dan keterlibatan perempuan dalam segala aspek kehidupan.

Sementara itu, Ketua Umum HMI-MPO Cabang Lebak, Aceng Hakiki berharap Kohati Lebak dapat terus berjuang melakukan pemberdayaan bagi kaum perempuan, bukan hanya ditingkat internal HMI tapi juga bagi masyarakat di Kabupaten Lebak.

“Sebagai lembaga keperempuanan, Kohati harus menjadi sosok Mar’atussolihah yang turut melakukan transformasi sosial dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang diridhoi Allah SWT,” tukasnya. (Deni).