Razia Pekat, Satpol PP Lebak Jaring Lima Pasangan Mesum dan Dua PSK

Kepala Satpol PP Dartim didampingi Kabid Trantibum Abdul Rojak sedang memberikan pembinaan kepada sejumlah PSK, PL dan pasangan luar nikah yang terjaring razia, di kantor Satpol PP Lebak. (Foto/Deni).

LEBAK,- Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak bersama polisi dan TNI, Selasa (23/10/2018) malam, melaksankan razia penyakit masyarakat (Pekat) ke sejumlah hotel dan tempat kos di kota Rangkasbitung. Razia ini dilakukan berkat laporan masyarakat, karena lokasi tersebut kerap dijadikan tempat berbuat asusila.

Pantauan Orbit Banten dilokasi, dalam operasi pekat tersebut, petugas gabungan melakukan penyisiran dan merazia penghuni kamar hotel, kos-kosan dan tempat hiburan malam di sekitar Kota Rangkasbitung.

Hasilnya, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak lima pasangan luar nikah (mesum) yang diketahui berada dalam satu kamar hotel yang terletak di kawasan pasar Rangkasbitung.

Lihat video :

Selain mengamankan lima pasangan di dalam hotel dan tempat kos, petugas juga berhasil mengamankan dua pekerja seks komersil (PSK) di lokasi terminal Kalijaga serta tiga orang pemandu lagu (PL) yang tak memiliki kartu identitas di tempat hiburan malam dijalan Oto Iskandardinata, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Untuk memberikan efek jera, mereka yang terjaring razia petugas tersebut, langsung digelandang ke kantor Satpol PP Lebak untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Lebak Dartim mengatakan, mereka yang terjaring operasi ini kemudian dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Bahkan mereka juga diharuskan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatanya kembali.

“Dalam operasi ini kita menjaring lima belas orang. Diantaranya, lima pasangan luar nikah, dua PSK dan tiga orang PL. Mereka kita amankan dilokasi yang berbeda,” kata Dartim di kantor Satpol PP Lebak, Selasa (23/10/2018).

Dartim menjelaskan, kelima pasangan luar nikah ini dimanakan di sebuah hotel di kawasan Pasar Rangkasbitung dan tempat kos yang berada di jalan ByPass Soekarno-Hatta. Saat digeledah, kelima pasangan tersebut tidak dapat menunjukkan buku nikah. Bahkan alamat setiap pasangan tidak sesuai dengan kartu identitasnya.

“Sementara kedua PSK dan tiga PL yang diamankan, karena mereka tidak mempunyai kartu identitas,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, akan secara intens melakukan operasi pekat ke lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan terhadap praktek prostitusi dan pornografi.

“Kita tahu bahwa Lebak dikenal sebagai daerah yang agamis dan kota seribu madrasah. Maka kita ingin, marwah ini tetap terjaga dengan baik,” tandasnya. (Deni).