PTIK Soroti Keterlibatan Perempuan Jadi Teroris

Tim peneliti PTIK didampingi Wakapolres Lebak, Kompol Asep S Juhri saat diskusi dengan masyarakat Lebak terkait keterlibatan kaum gender dalam terorisme di ruang meeting Polres Lebak. (Foto/Deni).

LEBAK,- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) soroti fenomena kaum gender (perempuan,-red) yang tampil menjadi aktor dalam melakukan tindakan terorisme. Padahal sebelumnya kepolisian menduga hanya ikut saja tapi ternyata diluar duagaan dewasa ini menjadi perekrut, perancang bahkan menjadi eksekutor.

Tim peneliti PTIK Kombes J. A Timisela mengatakan, PTIK sejak satu tahun lalu telah menyusun pusat studi terorisme dan radikalisme yang diprakasai Kapolri.

“Dengan adanya radikalisme PTIK melakukan pengkajian secara ilmiah. Kami melihat ada satu fenomena baru dimana gender wanita mulai tampil sebagai pelaku teroris,” katanya di Kantor Polres Lebak, Kamis (20/9/2018).

Lebih lanjut pihaknya menegaskan, peran perempuan tidak hanya sebagai pendamping saja tetapi bersedia menjadi pengantin untuk melakukan aksi bom bunuh diri.
“Fenomena ini kami jadikan obyek penelitian. Ini dilakukan di beberapa Polda,” terangnya.

Diantaranya, diungkapkan Timisela, yakni Polda Jabar, Kepulauan Riau, Sumatera Utara dan Polda Banten.
“Di Banten kami lakukan di Polres Lebak. Hasil penelitian akan dikaji secara ilmiah. Kira-kira apa yang mendorong faktor perempuan mulai tampil dalam aksi radikalisme,” imbuhnya.

Menurut J. A Timisela, hasil kajian di beberapa Polda tersebut nantinya akan diseminarkan pada tangga 30 Oktober 2018 mendatang di Kampus PTIK.
“Aksi radikalisme dan terorisme ini akan kita seminarkan pada Oktober nanti dengan mengungang 70 negara asing. Karena kita juga perlu masukan secara ilmiah biar penanganan secara universal diakui karena memang Indonesia sudah kuat dalam pola-pola pencegahan penanggulangan dengan dibentukny BNPT sehingga ancamam terorisme maupun radikalisme secara global bisa bersama sama melakukan pola tindakan sama,” bebernya.

Sementara itu, Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengapresiasi, kedatangan tim Akademisi dari PTIK terkait terorisme,”Kami Polres Lebak menyambut baik, mudah-mudahan bermanfaat terkair penanganan terorisme di Kabupaten Lebak,” katanya. (Deni).