Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Warga Baduy

LEBAK – Kepolisian Resort (Polres) Lebak bersama dengan Reskrim dan Resmob Polda Banten berhasil menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan SW (13) warga Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar yang terjadi tanggal 30 Agustus 2019.

“Kita berhasil menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan warga Baduy setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini,” ungkap Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto saat menggelar press conference di halaman Polres Lebak, Jumat (6/9/2019).

Dijelaskannya, ada tiga pelaku yang menjadi dalang pembunuhan terhadap warga Baduy tersebut, yakni SU (20), AR (15) dan FE (19) yang merupakan warga Leuwidamar. Mereka ditangkap ditempat yang berbeda, dua pelaku ditangkap di daerah Kecamatan Cisimeut dan satu pelaku di tangkap di daerah Palembang, Sumatera Selatan.

Lanjut Wendy, modus yang dilakukan pelaku sebelum melancarkan aksinya, yakni SU (20) yang berpura-pura menawarkan hape yang akan dijual seharga Rp 90 ribu dan meminjam golok kepada SW. Dan selanjutnya mengajak SW (13) untuk berhubungan intim, karena korban berontak dan teriak, spontan SU membacok tangan kanan korban hingga putus.

“Korban berteriak, pelaku spontan langsung membacok tangan kanan korban hingga putus, menyayat bagian badan dan menggorok leher korban. Selanjutnya pelaku memperkosa korban dengan bergiliran,” jelasnya.

Ketiga pelaku dijerat pasal 340 KUHP dengan hukuman penjara minimal 15 tahun sampai seumur hidup.

“Untuk AR (15) yang berstatus pelajar tetap dijerat pasal 340 KUHP, namun akan disesuaikan dengan undang-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem pidana peradilan anak,” terangnya.

Terpisah, pelaku SU (20) mengaku, melakukan perbuatan keji itu lantaran melihat korban yang berparas cantik dan selanjutnya mengajak temannya untuk melakukan pemerkosaan terhadap warga Baduy tersebut.

“Karena cantik, saya mengajak teman saya untuk memperkosanya,” tutur pelaku. (Omet).