Petani Nelayan Kabupaten Lebak Gelar Rempug Paripurna KTNA

Ketua KTNA Provinsi Banten H Oong Syahroni saat memberikan sambutan pada kegiatan rempug paripurna KTNA Lebak, di gesung KPRI Tekad Waras, Kamis 15/3, (foto/Deni).

LEBAK, – Sejumlah petani nelayan Kabupaten Lebak menggelar rempug parnpurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk memilih kepengurusan KTNA Kabupaten Lebak masa bakti lima tahun kedepan.

Kegiatan rempug paripurna KTNA tersebut digelar di gedung KPRI Tekad Waras, Rangkasbitung, Kamis (15/3) dengan mengusung tema “solidaritas dan peran serta kelompok KTNA dalam pembangunan pertanian Kabupaten Lebak”. Selain dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perikanan, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, juga dihadiri Ketua KTNA Provinsi Banten, serta pengurus KTNA tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lebak.

Pembicara dari Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Hutbun Kabupaten Lebak saat mengisi Sarerehan dalam rempug paripurna KTNA Lebak, Kamis 15/3, (Foto/Deni).

Dalam sambutanya Ketua KTNA Provinsi Banten H Oong Syahroni mengatakan, rempug paripurna KTNA merupakan agenda rutin yang dilaksanakan lima tahun sekali untuk memilih kepengurusan selanjutnya.

“Selain menilai pertanggung jawaban pengurus dan memilih ketua yang baru. Dalam rempug ini juga akan dibahas program kerja selama lima tahun kedepan,” kata Oong Syahroni, Kamis (15/3).

Masih kata Oong, keberadaan KTNA sudah diakui oleh dinas maupun instansi-instansi terkait baik tingkat Kabupaten, Provinsi bahkan Nasional dalam menyukseskan program pemerintah dalam pembangunan pertanian.

“Siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua, dia harus bisa menjaga nama baik KTNA dan harus menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pemerintah maupun dengan pengurus KTNA provinsi,” ujarnya.

Oong Syahroni yang juga anggota DPRD Lebak ini meminta, ketua terpilih nanti agar lebih mengintensifkan pertemuan-pertemuan dengan anggota KTNA.

“Rapat harian (pertemuan rutin,-red) ini merupakan kegiatan yang sangat penting bagi pengurus dalam menanggapi isu-isu strategis. Karena pertemuan rutin ini ruh organisasi KTNA,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak mengatakan, peran KTNA sangat menentukan bagi masa depan petani. Maju mundurnya petani tidak lepas dari peran KTNA.

“Semoga peran aktif KTNA sebagai pembimbing, pembina dan pendamping kelompok tani dapat terus berkembang dan berinovasi demi kemajuan petani di Lebak,” tandasnya. (Deni).