Pemkab Lebak Temukan Sayuran Busuk Saat Sidak Swalayan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Dedi Rahmat sedang mengecek daftar produk yang dijual disebuah swalayan di Kita Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu 30/5/2018. (Foto/Deni).

RANGKASBITUNG, – Petugas gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menggelar inspeksi mendadak (Sidak) barang dan makanan yang beredar di sejumlah minimarket, swalayan, toko dan pasar, Rabu (30/5). Dalam sidak tersebut, petugas menemukan sayuran yang sudah membusuk dan kedaluwarsa masih dijual bebas di minimarket dan pasar swalayan.

Petugas yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun), Dinas Ketapang, Dinas Perikanan, dan Dinas Peternakan. Inspeksi itu rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali untuk mengantisipasi peredaran makanan dan minuman tidak layak konsumsi jelang puasa dan lebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Dedi Rahmat mengatakan, selama sidak petugas mendapati beberapa jenis makanan kemasan yang tidak layak konsumsi dibeberapa minimarket di Rangkasbitung. Selain itu, pihaknya juga menemukan sayuran di salah satu pasar swalayan yang sudah tidak layak konsumsi karena mulai membusuk.

“Kita temukan beberap jenis sayuran yang sudah membusuk dan tidak layak untuk dikonsumsi, serta beberapa produk makanan kemasan kadaluarsa dan izinya sudah tidak berlaku,” kata Dedi Rahmat kepada wartawan disela-sela kegiatan sidak, Rabu (30/5).

Baca juga :
Jelang Puasa, Pjs Bupati Lebak Sidak Pasar Tradisional
Disperindag Lebak Jamin Stok Kebutuhan Pokok Aman
Gelar Rakor TPID, Lebak Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi
Disperindag Jamin Harga Beras di Lebak Masih Stabil

Selain sayuran busuk, kata Dedi, pihaknya juga menemukan makanan yang sudah kadaluarsa, seperti permen, susu, abon, serta beberapa produk makanan kalengan lainya.

Petugas menunjukan bahan sayuran yang sudah busuk, (Foto/Deni).

“Untuk saat ini kita berikan himbauan kepada pegawai minimarket dan swalayan untuk meretur barang tersebut dan apabila besoknya barang tersebut masih ada akan diberikan tindakan,” ucapnya.

Ia menegaskan, sidak seperti ini akan terus dilakukan di beberapa titik hingga mendekati lebaran idul fitri tiba. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan teliti apabila membeli barang yang ada di minimarket, swalayan, pasar ataupun toko-toko kelontong,” tandasnya. (Deni).