Pemkab Lebak Kekurangan Armada Damkar

Tampak kendaraan Damkar tahun 80-an milik Pemkab Lebak yang terparkir dihalaman Pos Damkar Lebak dan sudah tidak dapat dioperasikan karena kondisinya rusak. (Foto/Dok).

LEBAK,- Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Lebak dinilai masih kurang dan belum cukup untuk menjangkau seluruh Kecamatan se-Kabupaten Lebak saat terjadi kebakaran. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satpol-PP Lebak Dartim, ketika dihampiri tim media diruang kerjanya, Kamis (20/9/2018).

Saat ini Damkar Kabupaten Lebak hanya memiliki 2 armada mobil pemadam kebakaran, 2 armada mobil suplai air, dan satu pleton personil yang terdiri dari 30 anggota pemadam terlatih. Jumlah tersebut belum ideal karena harus meng-cover sebanyak 28 Kecamatan se-Kabupaten Lebak.

Baca juga :
Dalam Sehari, Tiga Peristiwa Kebakaran Terjadi di Lebak

“Dalam pelaksanaan tugas Damkar, kita tahu saat ini banyak kejadian musibah kebakaran baik rumah pemukiman, maupun perusahaan pabrik. Memang dirasakan kurang karena armada kita hanya memiliki 2 unit mobil pemadam kebakaran,” kata Dartim.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Damkar Kabupaten/kota terdekat untuk mengatasi jika terjadi kebakaran, serta membagi daerah Kabupaten Lebak menjadi 3 zona yaitu Selatan, Utara, dan pusat atau Tengah. Disetiap zona tersebut nantinya akan didirikan pos Damkar.

Baca juga :
Lagi, Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Warga di Warunggunung

Selain itu, pada 2019 nanti pihaknya akan mengajukan penambahan armada pemadam kebakaran kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebak.

“Melihat luasnya daerah Kabupaten Lebak, kami berencana untuk membagi menjadi tiga zona. Di setiap zona tersebut masing-masing akan disiapkan dua armada Damkar,” tuturnya.

Baca juga :
Kebakaran PT. Aplus Facific, Polres Lebak Periksa Sejumlah Saksi

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan menghindari segala hal yang dapat menimbulkan potensi kebakaran. Apalagi selama 8 bulan terakhir ini telah terjadi banyak terjadi kebakaran di Kabupaten Lebak.

“Jika terjadi kebakaran maka secepatnya laporan kepada kami, karena kami akan siap siaga selama 24 jam melayani masyarakat. Kami memiliki respontime selama 15 menit setelah menerima laporan,” pungkasnya. (Yusup/Deni).