Peduli Guru Terpencil, LPMP Tampilkan Film Dokumenter

Pagelaran lomba menari yang ditampilkan oleh peserta dalam rangkaian kegiatan Hardiknas di museum Multatuli Rangkasbitung, Kamis 25/4, (Foto/Deni).

LEBAK – Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Banten membuat film dokumenter sebagai wujud kepedulian LPMP Banten terhadap perjuangan para guru yang mengajar di daerah terpencil. Hal itu disampaikan Kepala LPMP Banten Muhamad Salim Somad usai membuka acara lomba menari dan mading dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Museum Multatuli Rangkasbitung, Kamis (26/4).

“Film dokumenter ini akan ditayangkan besok (Jumat, 27/4) mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Bertempat di Museum Multatuli,” kata Salim kepada wartawan.

Salim menjelaskan, kegiatan ini di inisiasi 4 UPT di bawah Kemdikbud yakni, LPMP, Kantor Bahasa, BP PAUD Pendidikan Masyarakat dan BPCP Banten dengan mengangkat kisah nyata para guru yang menjalankan tugas di desa terpencil, khususnya di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Selain itu, pihaknya juga akan mengundang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak dan Kepala Dikbud Pandeglang. Serta para tamu undangan lainnya dari PGRI untuk nonton bareng film dokumenter.

“Kita menghadirkan para guru yang menjadi pemeran utama dalam film tersebut. Sekaligus berdialog langsung dengan mereka. Sehingga kita dapat mengetahui seperti apa perjuangan guru dalam membantu mencerdaskan generasi bangsa,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Salim, masyarakat mengetahui bagaimana perjuangan guru melawan rasa lelah dan capek. Karena untuk sampai ke sekolah harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan kondisi medan yang berat.

“Mudah-mudahan apa yang ditampilkan dalam film nanti dapat menarik perhatian pemerintah daerah maupun pihak swasta. Karena film ini juga akan kita share ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan masukan,” harapnya. (Deni).