Orator Banten Desak Pemerintah Tutup Tambang Emas Ilegal

Ketua LSM Orator Banten Agustian sedang menunjukan spanduk tuntutan penutupan aktivitas tambang emas ilegal. (Foto/Dok).

LEBAK,- Lemabaga Swadaya Masyarakat Organisasi Rakyat Anti Koruptor (LSM Orator) Provinsi Banten, menggelar aksi damai dengan memasang sebanyak 18 spanduk besar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Kacamatan Sajira dan Kecamatan Lebak Gedong.

Aksi pemasangan belasan sepanduk besar itu dilakukan karena pihaknya merasa geram, dengan maraknya penambangan emas tanpa ijin (Illegal Meaning) atau yang lebih dikenal dengan istilah PETI, juga dengan masih marak pula pembalakan liar (Illegal Logging) di wilayah Kabupaten Lebak.

Ketua LSM Orator Banten Banten, Agustian mengatakan, bahwa penambangan emas ilegal masih marak dilakukan. Untuk itu, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak agar mengusut tuntas kegiatan ilegal tersebut. Bahkan, jika perlu penjarakan mereka yang menjadi pemodal maupun yang membekingi para pelaku PETI dan pembalakan tersebut.

“Kami mengecam keras akan kegiatan seperti ini, pasalnya kegiatan tersebut sangat merugikan masyarakat banyak,” tutur Agus kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).

Jika tuntutan ini tidak ditindaklanjuti, kata Agus, pihaknya mengancam akan menggelar aksi demonstrasi di Dinas Lingkungan Hidup, Provinsi Banten dalam waktu dekat.

“Para pelaku harus mendapatkan efek jera, lantaran mereka hanya mengeruk keuntungan yang sangat besar demi pribadinya saja, tanpa memikirkan dampak buruk bagi masyarakat banyak,” tegas Agustian. (Red).