Melalui Program One Day One Thaosand, SMK N 2 Rangkasbitung Bangun Masjid Senilai Rp 1,3 Miliar

Kepala KCD Dindikbud Provinsi Banten, Wilayah Lebak, Sirojudin Al-Farisy didampingi Kepala SMK N 2 Rangkasbitung, Mukmin saat peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Ikhlas di SMK N 2 Rangkasbitung. (Foto/Deni).

LEBAK,- Melalui program One Day One Thaosand (satu hari satu ribu) SMK Negeri 2 Rangkasbitung membangun masjid Al Ikhlas dilingkungan sekolah. Total anggaran untuk pembangunan masjid mencapai Rp 1,3 miliar.

“Anggaran pembangunanya dari infak siswa, tenaga pendidik, alumnus, dan donatur. Insya Allah pembangunan masjid ini ditargetkan selesai hingga tahun 2023 mendatang,” kata Kepala SMK N 2 Rangkasbitung, Mukmin usai mendampingi Kepala KCD Dindikbud Provinsi Banten, Wilayah Lebak, Sirojudin Al-Farisy saat peletakan batu pertama pembangunan masjid Al-Ikhlas di SMK N 2 Rangkasbitung, Kamis (12/12/2019).

Mukmin mengungkapkan, ide pembangunan masjid tersebut seiring dengan semakin bertambahnya jumlah siswa dan tenaga pengajar. Akibatnya, mushola yang sudah ada di lingkungan sekolah tidak lagi bisa menampung jamaah.

“Meski anggaran belum terkumpul sepenuhnya. Tapi kita yakin, pembangunan masjid ini akan selesai sesuai perencanaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala KCD Dindikbud Provinsi Banten, Wilayah Lebak, Sirojudin Al-Farisy sangat mengapresiasi pembangunan masjid yang di gagas oleh SMK N 2 Rangkasbitung.

“Mudah-mudah ide seperti ini bisa diikuti oleh sekolah-sekolah lain yang memiliki lahan sekolah luas. Karena keberadaan masjid atau mushola di lingkungan sekolah bisa dijadikan sarana pembentukan karakter siswa,” katanya. (Deni).