LPI Protes Pasang Baliho Bertuliskan Tahun Baru Kepala UPT Samsat Harus Baru

LEBAK, ORBITBANTEN. CO. ID – Spanduk yang bertuliskan “Happy New year 2021, Tahun Baru Kepala Samsat Harus Baru” yang terpampang di pagar pembangunan gedung samsat baru yang berlokasi di Jalan Baru Desa Malingping Selatan Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak – Banten,beberapa hari kemarin, sebelum keberadaan Baliho tersebut dicopot oleh beberapa pegawai Samsat Malingping.

Laskar Pasundan Indonesia (LPI) memasang Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Malingping  segera diganti. Pasalnya, Kepala Samsat Malingping tersebut diduga ikut terlibat dalam pengadaan lahan untuk pembangunan kantor samsat baru tersebut yang berlokasi di Desa Malingping Selatan. 

Rohmat Ketua Umum LPI Malingping kepada wartawan mengatakan, baliho itu bentuk protes pihaknya dalam menyampaikan Aspirasi, kami memasang spanduk yang bertuliskan “Happy New year 2021, Tahun Baru Kepala UPT Samsat Harus Baru”. Yang dipasang di pagar pembatas pekerjaan pembangunan gedung Samsat yang baru. Beberapa hari kemarin itu bentuk kekecewaan kami dari LPI.

” Kami pihak LPI menilai bahwa oknum di samsat Malingping itu sudah melakukan tindakan di luar fungsinya sebagai ASN. Pihaknya menduga, kalau pimpinan UPT tersebut memiliki peran dalam pembelian lahan kantor samsat baru,” katanya.

“Saya menduga bahwa Kepala UPT samsat sudah menjadi dalang pembelian untuk lahan kantor samsat baru. Jadi beliau ini sebagai ASN, tapi malah memanfaatkan jabatannya untuk ikut terlibat dalam pembelian lahan, dan kami sudah memegang data lengkapnya,”kata Rohmat kepada wartawan Minggu (03/01/2021).

Menurut Rohmat, seorang kepala unit tidak etis untuk terlibat dalam proyek apapun, sebab kata Rohmat, petinggi UPT tersebut bukan tupoksinya.

“Yang dilakukan kepala UPT samsat sudah di luar tugas pekerjaannya, dia kan seorang ASN dan kepala UPT juga, saya rasa seorang kepala UPT samsat ini sudah melakukan tindakan di luar tugas dan fungsinya,” ujar pria yang kerap disapa Dongkol ini.

Saat ini Baliho tersebut memang sudah dicopot oleh para pegawai Samsat Malingping. Namun, dirinya mengatakan, akan memasang lebih banyak lagi baliho tersebut dengan jumlah lebih banyak lagi yang akan dipasang di setiap pojok di wilayah lebak selatan agar aspirasi pihaknya dapat didengar pemerintah khususnya pemerintah provinsi banten

” Dan untuk saat ini kami hanya bisa mempergunakan baliho atau banner karena kami amat patuh atas protokler kesehatan yang di tetapkan pemerintah,” ujarnya.

Terpisah, Deni salah satu karyawan samsat Malingping yang ikut menurunkan Baliho bertuliskan “Happy New year 2021, Tahun Baru Kepala UPT Samsat Harus Baru” Yang terpasang di depan gedung Samsat baru tersebut mengaku hanya menjalankan perintah atasannya.

“Saya menurunkan Baliho tersebut atas dasar perintah pimpinan, selaku pegawai tentunya saya akan mengikuti apa yang di intruksikan oleh pimpinan,”akunya.

Dihubungi Kepala UPT Samsat Kecamatan Malingping Samad mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui mengenai pemasangan baliho tersebut.

” Jabatan itu Amanah, dan sampai saat ini dirinya mengaku tidak tau yang memasang baliho itu siapa,” singkatnya.

(Kus/red)