Lewat Dialog Publik, Pokja Wartawan Lebak Bedah Visi Bupati

LEBAK,- Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak menggelar dialog publik untuk membedah visi Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di periode ke-2 tahun 2019-2024 dalam mewujudkan Lebak sebagai destinasi unggulan nasional berbasis potensi lokal.

Dialog publik tersebut menghadirkan narasumber yakni, ketua DPRD Lebak Dindin Nurohmat, Ketua STISIP Setia Budhi Rangkasbitung Harits Hijrah Wicaksana, Plt Kepala Dispar Lebak Imam Rismahayadin dan penggiat wisata Kharis Khadafi.

“Dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ini kita ingin mengupas sejauh mana visi Bupati Lebak di periode ke-2 . Yaitu menjadikan Lebak sebagai Destinasi wisata unggulan nasional berbasis lokal,” kata ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Lebak Mastur Huda kepada Banten Raya, usai dialog publik di Hotel Mutiara, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kamis (13/2/2020).

Lebih lanjut Mastur menjelaskan, secara kebetulan pada tanggal 15 Januari 2020 bertepatan satu tahun Bupati pada periode ke-dua.

“Oleh karenanya kita gelar dialog publik dengan narasumber Bupati, Ketua Dewan dan dari Akademisi. Kita ingin bupati menyampaikan progresh satu tahun beliau dan bagaimana presfektif dewan dan akademisi kaitan visi Bupati serta arah baru Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis lokal,” katanya.

Lebih lanjut Mastur mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional tidak hanya dialog publik, tapi juga pemberian santunan berupa uang dan paket sembako kepada anak yatim dan pakir miskin. Bahkan sebelumnya digelar acara mancing barenga.

“Hari Sabtu pekan ini akan digelar turnamen futsal, kemudian dilanjutkan safari jurnalistik ke sekolah SMA/SMK. Mudah-mudahan rangkaian kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Kabupaten Lebak,” katanya.

Sementara Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dalam sambutanya menyampaikan, bahwa melalui pariwisata ini pemerintahbdaerah ingin mengurangi tingkat pengangguran melalui pemberdayaan masyarakat. Sehingga UMKM danbkomunitas kreativitas masyarakat hidup.

“Tinggal meneguhkan komitmen dan ikhtiar bersama dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Lebak Dindin Nurohmat berharap, persoalan pariwisata dikoordinasikan secara menyeluruh oleh para pemangku kepentingan.

“Kita butuh sinergi bersama seluruh komponen agar visi wisata bisa tercapai dengan cepat. Tanpa dukungan dan partisipasi publik, visi pariwisata di periode kepemimpinan kedua Bupati akan sulit tercapai. Dialog publik ini diharapkan bisa menjadi sarana antara publik dan pemerintah untuk bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor wisata,” katanya. (Deni).