Keluyuran Saat Jam Kerja, Puluhan ASN di Lebak Diciduk Satpol PP

Tampak ASN keluar dari kendaraan Dinas Satpol PP Lebak usai dilakukan pendataan oleh petugas. (Foto/Deni).

LEBAK,- Sebanyak 22 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Lebak diciduk petugas Satpol PP saat kedapatan tengah asyik keluyuran saat jam kerja, Senin (11/11/2019).

Pantauan Orbit Banten di lapangan, ke-22 ASN yang terciduk ini tengah asik keluyuran disepanjang pasar tradisional kota Rangkasbitung saat jam kerja. Saat terjaring razia, mereka hanya bisa tertunduk malu terlebih ditonton pengunjung dan awak media. bahkan beberapa ASN menolak untuk di lakukan pendataan oleh petugas dilokasi.

Kasi Operasi Pengendalian Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Banten, A Syarohi mengatakan, puluhan ASN yang terjaring razia ini didata untuk kemudian dilaporkan kepada BKPP.

“Kita hanya lakukan operasi dan pendataan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pegawai,” kata A Syarohi kepada wartawan di sela-sela kegiatan operasi di Rangkasbitung, Senin (11/11/2019).

Sasaran dalam operasi ini, lanjut A Syarohi, yakni ditujukan kepada ASN yang berada diluar kantor saat jam kerja. Dengan menyasar sejumlah warung makan dan pusat perbelanjaan yang ada di Rangkasbitung.

“Mereka yang keluyuran tanpa surat tugas dari atasanya kita lakukan pendataan dan pembinaan,” ujarnya.

Kasi Intel Satpol PP Lebak, Wahyudin manambahkan, operasi ini mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Pegawai yang keluar saat jam kerja tanpa surat tugas merupakan pelanggaran dan harus ditindak.

“Sanksinya kita berikan pembinaan agar tidak terulang lagi. Data ini akan diserahkan ke BKPP untuk ditindaklanjuti,” imbuhnya. (Deni).