Ini Motif Pembunuhan Warga Sobang di BTN Mandala

RANGKASBITUNG – Angga Wijaya yang masih mempunyai ikatan saudara dengan korban (Endang Hidayat-red) merupakan dalang atau otak hilangnya nyawa bos bakso tersebut.

Angga Wijaya merasa sakit hati lantaran beberapa kali uang transferan dari orang tuanya yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang dikirimkan kepada korban merasa tidak diberikan.

“Ya, AW merasa sakit hati. Ia menelpon rekannya Cepi untuk melakukan pembunuhan dan mengiming-imingi uang Rp 10 juta. Dan selanjutnya Cepi datang ke kontrakan yang di berada di BTN Mandala. Setelah korban tidur mereka langsung melancarkan aksinya,” ungkap Wakapolres Lebak Kompol Wendy Andrianto pada press conference di Polres Lebak, Jumat (12/7/2019).

Wendy menambahkan, pembunuhan yang menghilangkan nyawa korban tersebut menggunakan pisau dapur dan pisau kuku macan.

“Pake pisau kuku macan dan pisau dapur untuk menusuk leher korban,” jelasnya.

“Kedua pelaku sudah kita tangkap dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian. Untuk eksekutor yakni, Cepi yang berhasil kabur, kita tangkap di hutan di daerah Kecamatan Cibadak dengan bersimbah darah. Dan untuk AW, sudah terlebih dahulu diamankan, karena ia berpura-pura diikat dan disekap dalam kejadian itu,” tambahnya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 340, 338 KUHP dan 170 KUHP ayat 3 dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup. (Omet).