Hotel Coral Guest House di Bayah Diduga Belum Kantongi Izin

LEBAK –¬†Hotel atau Penginapan Coral Guest House yang berlokasi di Jalan Nasional III Kampung Cibayawak, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak diduga belum mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

Hal tersebut terungkap, setelah kuasa hukum atau ahli waris pemilik lahan tanah garapan Almarhum Suharjaya dari kantor hukum Jimi Siregar dan Partners yang bertempat di Jalan R.A Kartini Nomor 36 Rangkasbitung melakukan gugatan perbuatan melawan hukum terkait kepemilikan lahan tanah lokasi pembangunan hotel atau penginapan ke Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung.

Dalam proses penanganan perkara gugatan di PN Rangkasbitung, diketahui diatas tanah tersebut telah berdiri sebuah bangunan hotel atau penginapan bernama Coral Guest House yang kepemilikan lahan tanah garapan itu sudah berubah nama ke pihak lain. 

Diketahui, hotel atau penginapan tersebut disebut-sebut milik salah seorang direksi pabrik Semen Merah Putih PT. Cemindo Gemilang bernama Anang Aji Sunoto.

“Berdasarkan surat keterangan resmi dari pihak DPMPTSP dan Bapenda Pemkab Lebak, bahwa hotel atau penginapan belum mengkantongi izin operasional resmi dan belum membayar pajak daerah,” ujar Jimi Ketua Peradi Kabupaten Lebak, Rabu (28/8/2019) di Rangkasbitung.

Oleh karenanya itu, Jimi meminta, Pemkab Lebak melalui dinas terkait agar segera melakukan penyegelan atau penutupan atas beroperasinya kegiatan usaha hotel atau penginapan yang berada di Kecamatan Bayah tersebut.

“Kami akan dorong Pemkab Lebak untuk melakukan penyegelan atau penutupan atas kegiatan usaha ilegal itu, karena sudah jelas tidak kantongi izin resmi. Berapa pajak daerah yang hilang dari kegiatan usaha ilegal tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Anang Aji Sunoto yang disebut-sebut sebagai pemilik bangunan hotel atau penginapan Coral Guest House tersebut belum merespons konfirmasi yang disampaikan kepada dirinya. (Omet).