Harga Ayam Naik, Omset Pedagang Turun 30 Persen

Pedagang ayam di pasar tradisional Rangkasbitung. (Foto/Deni).

RANGKASBITUNG,- Harga daging ayam potong di pasar tradisional Rangkasbitung terus mengalami kenaikan. Harga daging ayam yang semula Rp 30 ribu naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Ahmad Rianto, salah seorang pedagang ayam di pasar tradisional Rangkasbitung mengaku, kenaikan harga daging ayam sudah berlangsung lama.

“Sejak lebaran kemarin, harga ayam potong terus mengalami kenaikan,” kata Ahmad Rianto kepada Orbit Banten, Jumat (27/7/2018).

Menurutnya, sebelum harga ayam naik, ia mengaku bisa menjual hingga 100 kilogram perharinya. Namun setelah harga naik daganganya penjualanya menurun drastis hingga 30 persen.

“Konsumennya sepi. Biasanya habis 50 sampai 100 kilogram per hari, tapi untuk mengabiskan 30 kilogram saja susah,” ujarnya.

Selain harga daging ayam, kenaikan harga juga terjadi pada jenis ikan laut seperti tongkol, cumi dan ikan tenggiri dengan kisaran Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram.

Naiknya harga ikan laut tersebut disebabkan kurangnya pasokan dari nelayan akibat gelombang tinggi yang melanda periran laut Selatan Lebak.

“Untuk harga ikan Cumi yang awalnya Rp 50 ribu sekarang menjadi Rp 60 ribu per kilogram, ikan Tingkol semula Rp 20 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram,sedangkan ikan Tenggiri biasa dijual Rp 70 ribu sekarang menjadi Rp 80 ribu per kilogram,” kata Eva, salah seorang pedagang ikan di pasar Rangkasbitung. (Deni).