Gerindra Gusur PDI Perjuangan di Lebak

Ketua DPC Lebak Partai Gerindra H. Oong Sahroni (Kiri) saat diwawancarai awak media di kantor KPU Lebak. (Foto/Dok).

LEBAK – Pemilu 2019 yang dilaksanakan pada 17 April lalu berhasil mengantarkan sembilan orang kader terbaik Partai Gerindra duduk di DPRD Lebak periode 2019 – 2024. Raihan sembilan kursi di parlemen otomatis akan menempatkan kader Gerindra sebagai Ketua DPRD Lebak menggusur PDI Perjuangan yang berhasil memenangkan pemilu 2014.

Ketua DPC Partai Gerindra Lebak Oong Syahroni mengatakan, pada pemilu 2014 lalu Partai Gerindra berhasil menempatkan empat orang kadernya di DPRD Lebak, satu orang anggota di DPRD Banten, dan satu orang anggota DPR RI. Pada pemilu 2019, Partai Gerindra berjaya di Bumi Multatuli, karena jumlah wakil rakyat dari Gerindra bertambah menjadi sembilan orang. Di DPRD Banten, Gerindra berhasil menempatkan dua kadernya dari dapil Lebak dan satu orang kader terbaik partai di DPR RI.

“Kemenangan Partai Gerindra di Lebak dan Banten merupakan hasil kerja keras dari pengurus, kader, relawan di 28 kecamatan. Ini merupakan kemenangan masyarakat Lebak,” kata Oong Syahroni di gedung DPRD Lebak, Selasa (14/5/2019).

Partai Gerindra memiliki komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Lebak. Oleh karena itu, Gerindra akan mengawal program pembangunan agar tidak melenceng dari aturan. Terpenting, anggaran pembangunan dapat digunakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita pastikan anggaran negara digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidak boleh ada anggaran yang diselewengkan, karena akan berurusan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Oong menambahkan, perolehan kursi DPRD Lebak masih didominasi partai lama. Partai Gerindra sebanyak sembilan kursi, PDI Perjuangan tujuh kursi, Partai Demokrat tujuh kursi, Partai Golkar enam kursi, PKB enam kursi, PKS lima kursi, Partai Nasdem lima kursi, PPP empat kursi, dan Perindo satu kursi.(Deni)