DPRD Lebak Terima Audiensi PT Bantam Preanger

LEBAK,- Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Banten telah melakukan audiensi dengan PT Bantam Preanger dan Pemda Lebak yang diwakili Asda I beserta dinas terkait. Audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Lebak itu terkait dengan izin perpanjangan hak guna usaha (HGU) PT Bantam Preanger.

“Iya ini baru selesai audiensi antara Perusahaan dengan Pemda Lebak. Hasil audiensi tadi dapat ditarik benang merah bahwa ada miss komunikasi antara PT Bantam dengan Pemda. Maka kedua belah pihak ini harus duduk bersama,” kata ketua DPRD Lebak, Bangbang kepada wartawan di gedung DPRD Lebak, Jumat (27/9/2019).

Permasalahan HGU PT Bantam ini, kata Bangbang, bukan hanya pembahasan antara Pemda dengan pihak perusahaan tapi juga menjadi pembahasan legislatif.

Asda I Pemda Lebak, Alkadri mengungkapkan, bahwa izin HGU PT Bantam itu habis pada tahun 2002 lalu yang statusnya dalam prosesnya pengajuan. Namun dengan syarat, perusahaan harus memberi kompensasi untuk kepentingan masyarakat.

“Sebetulnya tahun 2005 rekomendasi itu sudah ada dan Pemda juga menyetujui HGU itu. Hanya saja permintaan konpensasi untuk masyarakat itu belum terpenuhi sehingga sampai sekarang mentok,” katanya.

Manajer PT Bantam, Andi Pramono berharap, DPRD Lebak dapat menjembatani antar perusahaan dengan Pemda Lebak sehingga rekomendasi penerbitan HGU PT Bantam bisa diterbitkan.

“Persyaratan perpanjangan HGU sudah kami lengkapi dan kompensasi untuk masyarakat juga sudah ada. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini rekomendasi bisa keluar,” tukasnya. (Deni).