Diduga Hendak Culik Anak, Ibu Paruh Baya Diamankan Warga

Warga bersama petugas dari Polsek Rangkasbitung saat mengamankan pelaku (Baju merah) yang diduga hendak menculik di permukiman warga di Kebon Kalapa, MC Timur, Rangkasbitung. (Foto/Dok.).

LEBAK,- Warga Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak mengamankan seorang ibu paruh baya yang diduga hendak menculik anak, Kamis (1/11/2018).

Syamsul Gintana Muiz, salah seorang warga Kebon Kopi mengatakan, masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya saat ini diresahkan dengan informasi adanya pelaku penculikan anak dengan modus pura-pura gila.

“Warga yang curiga dengan perilaku ibu itu, pelaku akhirnya ditangkap dan diamankan karena diduga akan melakukan penculikan anak,” kata Syamsul Gintana Muiz saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Kamis (1/11/2018).

Ia menjelaskan, ibu paruh baya tanpa identitas tersebut mengundang kecurigaan warga. Pasalnya, saat ini masyarakat resah adanya informasi penculikan anak dengan modus pura-pura gila. Untuk mencegah aksi penculikan itu, kemudian warga mengamamkan dan menyerahkanya kepada pihak berwajib.

“Setelah kami amankan, tidak lama petugas dari Polsek Rangkasbitung membawanya ke kantor,” terang Syamsul Gintana Muiz.

Baca juga :
Puluhan Pelajar di Lebak Terjaring Razia Lalu Lintas

Sementara itu, Kapolsek Rangkasbitung AKP Entang Cahyadi membenarkan, setelah mendapat informasi dari warga, anggota polsek kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan perempuan tersebut dan membawanya ke Polsek. Pihaknya mengaku, belum bisa memastikan, apakah perempuan yang diamankan itu pelaku penculikan atau bukan.

“Kami akan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk memeriksa kejiwaanya,apakah betul pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun saat dimintai keterangan oleh petugas, jawaban ibu itu ngawur,” katanya.

Pihaknya mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya isu terkait penculikan. “Kewaspadaan memang harus tetap dilakukan tapi jangan mudah percaya atau ikut menyebar informasi yang belum tentu kebenaranya,” tandasnya. (Deni).