Covid-19 Melonjak, Lebak Kembali Berlakukan PSBB Tahap Enam

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, saat menghadiri rakor penetapan kembali PSBB tahap ke 6 di Lebak yabg digelar di Data Center Lebak, Rabu (3/2).

Lebak Berlakukan PSBB Tahap VI

LEBAK- Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak terus meningkat serta menindaklanjuti instruksi Pemerintah Pusat untuk bersinegis bersama memutus mata rantai virus Covid-19 dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada tanggal 31 januari 2021 lalu, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak kembali menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap IV diwilayah Kabupaten Lebak.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Lebak menggelar Rapat Sosialisasi terkait Pelaksanaan PSBB dan Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 yang dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa Se-Kabupaten Lebak. Bertempat di Lebak Data Center, Rabu (3/02/2021).

Dalam arahannya Bupati menjelaskan beberapa point yang dilarang dan dibatasi dalam PSBB ini, adapun kegiatan yang dilarang dalam PSBB diantaranya, kegiatan resepsi/perayaan, kegiatan pariwisata/hiburan, kegiatan yang berhubungan dengan agenda politik, kegiatan sosial/budaya lain yang menimbulkan kerumunan lebih dari 5 orang, perayaan hari besar keagamaan, kegiatan di fasilitas umum/fasilitas sosial, spor center one dan plaza lebak. Serta kegiatan yang dibatasi dalam PSBB diantaranya; jam pembatasan operasional sektor ekonomi dan perdagangan sampai dengan pukul 22.00 WIB kecuali pusat pertokoan Rabinza, Restaurant/Cafe sampai pukul 20.00 WIB.

Bupati juga mengintruksikan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa untuk melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan dan memberikan sanksi kepada Desa yang tidak melaksanakan penegakan disiplin prokes berupa pemotongan Alokasi Dana Desa (ADD) atau penundaan ADD.

“Dalam penanganan virus Covid-19 ini bagaimana kita menekan laju pertambahan yang terpapar virus Covid-19 adalah sinergitas kita bersama dan komitmen kita bersama, sehingga kalau komitmen ini kita jalankan secara bersama-sama kita berharap ekonomi juga akan berangsur pulih kemudian sosial ekonomi, sosial budaya bisa juga berangsur pulih, kalau Kabupaten Lebak bisa menekan itu dan kembali pada zona hijau otomatis semua aktifitas bisa berjalan normal dengan adaptasi kebiasaan baru” Ucap Bupati.

Sementata itu Kepolisian Resor (Kapolres) Lebak AKBP Ade Mulyana juga menyampaikan bahwa Polres Lebak sangat menyambut baik penetapan PSBB tahap IV ini serta siap bersinergi dan berkomitmen bersama Pemerintah Daerah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan melaksanakan pendisiplinan protokol covid-19 di Kab. Lebak.

“Saya intruksikan kepada para Kapolsek jajaran bersinergi dengan para Satpol PP di kecamatan dan Kepala Desa untuk menegakkan protokol kesehatan secara persuasif tetapi tegas,” kata Ade.

Untuk diketahui PSBB Tahap IV ini terhitung sejak tanggal 3 Februari 2021 sampai dengan tanggal 17 Februari 2021 selama 15 hari.(mat)