Besok, Panwaslu Gelar Sidang Sengketa Pilkada Lebak

Launching pilkada Lebak 2018 di alun-alun Rangkasbitung berlangsung meriah.(Foto/Deni Sopandi)

LEBAK – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lebak akan menggelar sidang penyelesaian sengketa pemilu yang diajukan bakal calon (Balon) perseorangan Cecep Sumarno (CS) – Didin Saprudin. Pasangan balon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan tersebut melayangkan permohonan sengketa pemilu setelah berkas dukungan KTP yang diserahkan kepada KPUD dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Baca juga:Bupati Bagikan 2.000 Kartu Multi Trip Commuter Line Gratis
Calon Independen Gagal Ikut Pilkada Lebak 2018
Waspadai Ancaman Konflik Sosial di Pilkada Lebak

Ketua KPUD Lebak Ahmad Saparudin menyatakan, sidang penyelesaian sengketa akan digelar pada Kamis (7/12) sekira pukul 13.00 WIB. KPUD Lebak sebagai pihak yang disengketakan diundang untuk hadir di Panwaslu Lebak.

“Kita siap menghadapi musyawarah sengketa pemilu yang diajukan pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan,” kata Ahmad Saparudin di kantor KPUD Lebak, (6/12).

Ditanya apakah KPUD Lebak telah menunjuk kuasa hukum, Ahmad Saparudin menyatakan, lembaga yang dipimpinnya tersebut telah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak. Untuk itu, KPUD bakal meminta pertimbangan dan pendapat hukum tentang persoalan yang dihadapi tersebut.

“Kita kan udah MoU dengan Kejari Lebak. Nanti, kita akan minta pendapat atau pertimbangan dari kejaksaan,” paparnya.

Dia menjelaskan, dukungan pasangan CS – Didin dalam sistem informasi pencalonan (Silon) sebanyak 71.111 dukungan. Namun, setelah dihitung manual, dokumen fisik yang diserahkan pasangan CS – Didin hanya sebanyak 43 ribu KTP lebih. Untuk itu, setelah menggelar rapat pleno, KPUD memutuskan jumlah dukungan yang diserahkan balon perseorangan tersebut kurang.

“Kita buat surat keputusan, bahwa pasangan CS – Didin tidak memenuhi syarat. Pasangan tersebut kemudian mengajukan sengketa ke panwaslu, karena Undang-undang memberikan ruang dan hak kepada pasangan CS – Didin untuk mengajukan sengketa,” paparnya.

Anggota Panwaslu Lebak Odong Hudori menyatakan, permohonan sengketa pasangan CS – Didin sudah lengkap. Sidang sengketa pemilu akan digelar secara terbuka dan dibuka untuk umum.

“Sidang penyelesaian sengketa akan menghadirkan KPUD Lebak dan pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati CS – Didin,” ungkapnya.(Deni Sopandi)