BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah di STIE La Tansa Mashiro

Peneliti Senior Pengembangan Wilayah PT BEI, Harry Prasetyo saat memberikan sambutan pada peresmian galeri investasi syariah di auditorium kampus STIE La Tansa Mashiro, Rangkasbitung. (Foto/Yusup).

LEBAK,- Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Galeri Investasi Syariah (GIS) di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Latansa Mashiro Jalan Soekarno Hatta, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (7/8/2018).

Peresmian galeri investasi syariah ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat, khususnya mahasiswa terhadap pasar modal dan bursa saham.

Galeri ini nantinya dapat memberikan informasi seputar saham dan pasar modal kepada masyarakat dan mahasiswa yang ingin memulai berkecimpung di bisnis saham.

“Permasalahan mendasar di masyarakat adalah, minimnya pengetahuan tentang pasar modal dan juga pasar bursa saham oleh para mahasiswa yang terdidik. Karena itu kami mengapresiasi dibukanya galeri investasi ini, sehingga bisa menjembatani informasi kepada masyarakat dan mahasiswa ke depan,” kata ketua STIE Latansa Mashiro Zakiyya Tunnufus, Selasa (7/8/2018).

Menurutnya, keberadaan galeri tersebut akan sangat bermanfaat sebagai akses informasi dan membuka investasi di bursa saham. Para mahasiswa akan dibekali pengetahuan dan edukasi seputar usaha ini. Sehingga saat mereka telah matang dalam segi pengetahuan dan memiliki modal, mahasiswa dapat memulai untuk menjadi pengusaha di pasar modal dan bursa saham.

“Saya kira begitu mereka memiliki modal, akan cepat sekali melihat peluang ini dan bisa menjadi investor yang handal. Karena di zaman milenial seperti ini banyak sekali sumber bisnis mencari uang, termasuk bursa efek seperti itu,” ujarnya.

Fasilitas yang disediakan pihak STIE La Tansa Mashiro dalam menjembatani masyarakat dengan peluang berbisnis saham, adalah dengan memberikan kemudahan akses yang tersedia dalam galeri investasi.

“Nanti kita juga akan bentuk komunitas khusus tentang saham, nanti kita akan pilih orang-orang yang menyukai dan menguasai tentang ini. Nah, dari komunitas ini nantinya akan di tularkan ke mahasiswa, siswa SMA maupun langsung ke masyarakat luas bahwa ada gerai saham di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Peneliti Senior Pengembangan Wilayah PT BEI, Harry Prasetyo mengatakan, peresmian galeri investasi syariah ini merupakan yang pertama di Kabupaten Lebak, sekaligus yang ke tiga belas se Provinsi Banten.

“Peresmian galeri ini juga turut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya BEI, STIE La Tansa Mashiro dan pihak perusahaan investasi. Seluruh pihak tersebut saling berkoordinasi dan memberikan kontribusi dalam masing-masing perannya,” ungkapnya.

Pendirian gerai investasi di berbagai wilayah kata dia, juga memberikan kesempatan bagi investor muda untuk bergabung menjadi bagian pasar modal Indonesia.

Harry mengklaim, galeri investasi syariah ini akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan masyarakat yang ingin berbisnis investasi, sesuai dengan kapasitas keuangan masing-masing.

“Bahkan yang paling minim mereka bisa berinvestasi Rp 100 ribu. Saya kira untuk kantong mahasiswa cukup masuk. Persyaratannya sangat mudah sekali, cukup isi formulir dan mengajukan permohonan berinveatasi,” jelasnya.

Dirinya, beroptimis dengan adanya galeri investasi syariah di STIE Latansa Mashiro ini dapat mendongkrak perkembangan pasar modal di Kabupaten Lebak melalui jalur investasi jangka panjang.

“Kalau dilihat dari investor di Lebak masih sedikit hanya sekitar 500 investor saja, akan tetapi jumlah tersebut dapat meningkat dengan drastis seiring berjalannya waktu, dan melihat potensi perekonomian yang dimiliki Kabupaten Lebak ini,” katanya. (Yusup).