Bawaslu Lebak Fokus Pengawasan Kampanye di Medsos

Suasana rapat koordinasi pengawasan kampanye pemilu 2019 di aula Hotel Katineung, jalan Multatuli, Rangkasbitung. (Foto/Deni).

LEBAK,- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebak fokus melakukan pengawasan kampanye melalui media sosial (Medsos) yang dilakukan oleh partai politik peserta pemilu tahun 2019. Hal itu diungkapkan koordinator divisi Pengawasan, Pencegaha dan Hubungan antar Lembaga (PHL) Ade Jurkoni saat menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama sejumlah Pengawas Kecamatan di Hotel Katineung, jalan Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (18/10/2018).

“Saat ini kampanye di Media sosial (Medsos) sangat rawan dilakukan oleh parpol maupun calon legislatif baik secara sengaja maupun tidak disengaja,” kata Ade Jurkoni.

Baca juga :
KPU Lebak Gelar Rakor Penentuan APK Pemilu 2019

Ade mengatakan, untuk mengantisipasi kampanye bermuatan negatif maupun bernuansa SARA, peserta pemilu wajib mendaftarkan akun resminya kepada KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan KPU dan Bawaslu melakukan pemantauan.

“Jika ditemukan konten-konten yang melanggar ketentuan kampanye, maka Bawaslu dapat memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” terang Ade.

Menurutnya, kampanye melalui Medsos maupun pemberitaan di media masa baik cetak maupun elektronik boleh dilakukan selama tidak melanggar aturan. Seperti tidak mencantumkan nama atau logo partai.

Baca juga :
Kejari Tetapkan Mantan Kepala Dishutbun Lebak Jadi Tersangka Korupsi

Pihaknya, berharap peserta pemilu agar berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan media sosial, terutama jika membuat konten tentang kampanye.

“Karena jika dalam Medsos itu ada indikasi pelanggaran maka Bawaslu dapat melakukan penindakan,” tegasnya. (Deni).