Bantu Warga Terdampak Covid-19, BEM STIE La Tansa Mashiro Begikan Puluhan Paket Sembako

Anggota BEM STIE La Tansa Mashiro Rangkasbitung memberikan bantuan paket sembako kepada salah seorang warga di Kampung Babakan Pasir Jati, Desa Cijoro Lebak, Rangkasbitung. (Foto/Dok).

LEBAK,- Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (BEM STIE) La Tansa Mashiro, Rangkasbitung melakukan aksi sosial bagi-bagi sembako kepada warga terdampak Covid-19, khusunya anak-anak yatim dan dhuafa yang ada di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Rabu, (20/05/2020).

Ketua pelaksana kegiatan, Fajri menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat kurang mampu yang terdampak covid-19.

“Puluhan paket sembako ini kita bagikan secara gratis kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Bantuan tersebut diperoleh dari iuran anggota BEM STIE dan para donatur,” kata Fajri.

Menurut Fajri, wabah covid-19 ini berdampak terhadap perekonomian masyarakat, seperti banyaknya karyawan yang di PHK, omset penjualan menurun, hingga pekerja harian yang kian sulit mengais pundi-pundi rupiah.

“Kami sengaja memilih fokus ke¬†bantuan sembako¬†karena melihat banyaknya aksi bagi masker atau yang lainnya. Masih ada sisa dari iuran kawan-kawan BEM, jadi kami juga tidak menutup kemungkinan akan menyalurkan donasi ke bentuk lain,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM STIE Solihin mengatakan, kegiatan BEM kali ini benar-benar memperlihatkan citra mahasiswa yang sesungguhnya.

“Aksi sosial ini adalah wujud dari implementasi tridharma perguruan tinggi point ke tiga yaitu, pengabdian terhadap masyarakat,” katanya.

Pihaknya berharap dengan adanya pembagian sembako ini dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi yang tengah melanda dihampir seluruh seluruh negara di dunia.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat disaat krisis ekonomi sepeeti ini. Kita juga berharap pandemi ini segera berakhir demi kebaikan kita bersama baik dari segi ekonomi, kesehatan dan kestabilan kegiatan sehari-hari,” tukasnya. (*/Red).