8 Tahun Buron, Mantan Kades Margatirta Tertangkap di Pesisir Pandeglang

Oknum mantan Kades Margatirta, Kecamtan Cimarga saat hendak menjalani pemeriksaan di Kejari Lebak. (Foto:Alvin).

LEBAK, – Setelah memburon selama 8 tahun, Kejari Lebak berhasil menangkap Suparman mantan Kepala Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak terpidana kasus korupsi dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2006 sebesar 14.700.000 rupiah. Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak mengungkap kehidupan terpidana selama 8 tahun memburon.

Diberitakan sebelumnya, Suparman menjadi buron sejak tahun 2010 setelah mengetahui putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan, bahwa dirinya dinyatakan bersalah karena telah menyalahgunakan bantuan dana BLT sebesar 14.700.000 rupiah untuk keperluan diri sendiri. Dalan putusan kasasi MA tersebut memutuskan, Suparman selaku Kepala Desa (Kades) Margatirta, Kecamatan Cimarga saat itu, di hukum selama satu tahun kurungan penjara, denda 50 juta rupiah, subsider 6 bulan kurungan penjara.

Kasi Pidsus Kejari Lebak, Dodi Wira Atmaja mengatakan, Setelah mengetahui putusan kasasi MA tersebut, Suparman melarikan diri dan berpindah-pindah tempat tinggal hingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak.

“Dalam waktu dua minggu, kita melakukan pengintaian di rumahnya terpidana di Desa Margatirta, Kecamatan Cimarga tapi tidak ditemukan. Tapi kita dapat informasi, bahwa terpidana setiap lebaran pulang. Kemudian kami mencari lagi, ternyata terpidana ini mengganti KTPnya di Pandeglang. Lalu kami berkoordinasi dengan Disdukcapil Pandeglang, ditemukan informasi bahwa terpida berada di Labuan,” ujarnya.

Baca juga : Kejari Lebak Bekuk Buronan Korupsi BLT 2006

Lanjut Dodi, Tim Pidsus Kejari Lebak baru berhasil menemukan terpidana setelah mendapat informasi dari Disdukcapil Pandeglang dan pihaknya segera memerintahkan anggotanya untuk mencari lokasi keberadaan terpidana (Suparman) di wilayah Labuan. Setelah dilakukan pencarian, ternyata terpidana itu berpindah tempat lagi ke pesisir pantai Carita di Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita. Ditempat itu juga menetap dan membuka usaha berjualan jamur.

“Tim juga berupaya untuk mencari tahu keberadaan terpidana dengan menyamar sebagai pembeli jamur, karena si terpidana ternyata usaha jamur disana. Ditunggu setelah Maghrib, kemudian si terpidana pulang dan langsung kami lakukan penangkapan,”tukas Dodi.

Setelah tertangkap, Suparman langsung dijebloskan ke Rumah tahanan (Rutan) Rangkasbitung, seusai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Adjidarmo dengan kawalan tim jaksa Pidsus dari Kejari Lebak pada Jumat malam (16/3) sekira pukul 22.30 WIB. (Alvin).